Debat Yang Menyenangkan

Selaku Wakil Pemuda di Dewan Perwakilan jemaatnya, Alexander Askew menggunakan keterampilan debatnya untuk memastikan bahwa sudut pandang pemuda dimasukkan dalam putusan-putusan yang dibuat. “Bahkan walau saya merasa terintimidasi ketika orang-orang dewasa berbicara mengenai anggaran, dan hal-hal lain seperti itu, saya menggunakan pengalaman saya di tim-debat untuk berbicara.”

Ia sangat menyukai debat karena “untuk menjadi pendebat yang baik, Anda harus mampu memperdebatkan persoalan dari kedua pihak, yang berarti benar-benar memahami sudut pandang pihak lain, sehingga pada akhirnya Anda sungguh-sungguh mengerti apa yang Anda yakini dan memiliki kemampuan untuk menerima keyakinan orang lain bahkan bila Anda tidak setuju.

Lanjutkan membaca Debat Yang Menyenangkan