Uniknya agama Universalisme Tauhid

Robert Fulghum
Robert Fulghum
Berikut ini bagian dari percakapan di sebuah toko [yang melibatkan seorang pemuka agama Universalisme Tauhid]:

“Pak Fulghum, benarkah Anda seorang pendeta?”

“Ya.”

“Di manakah gereja Anda?”

“Kita sedang berdiri di dalamnya.”

“Tapi ini toko buku dan sekarang hari Jumat.”

“Ya, tetapi bisa pula Anda menganggapnya sebagai katedral spirit manusia — sebuah rumah-toko pengabdian bagi semua pengalaman manusia yang beraneka-macam. Hampir semua gagasan hebat manusia ada di sini. Tempat yang mengandung pemikiran hebat merupakan tempat suci.”

“Oh, ya? Anda ini pendeta dari aliran agama apa?”

“Universalisme Tauhid (Unitarian Universalism).”

“Dan Anda mengadakan kebaktian di tokobuku-tokobuku pada hari Jumat?”

Lanjutkan membaca Uniknya agama Universalisme Tauhid

Iklan

Soal-Jawab 12: Menjadi Anggota Komunitas Universalis Tauhid

Dapatkah siapa pun menjadi anggota komunitas Universalis Tauhid (UT)?

Orang-orang dari segala keimanan dipersilakan memasuki komunitas UT [bahkan tanpa keharusan untuk meninggalkan agama yang sedang dianut, karena setiap orang bisa menganut “agama” lebih dari satu]. Yang dipersilakan ini tidak hanya dari kalangan Kristen, tetapi juga dari Buddha, Islam, Hindu, Katolik, agnostik, humanis, dan semua tradisi lain. Yang mengikat kita sebagai sebuah jemaat adalah saling menghargai, menerima satu sama lain, dan dorongan pertumbuhan spiritual.

Dapatkah seorang ateis diterima dan merasa nyaman di komunitas UT? Bagaimana dengan kaum homoseksual atau pun kalangan minoritas lainnya?

Lanjutkan membaca Soal-Jawab 12: Menjadi Anggota Komunitas Universalis Tauhid