Pilih jadi waras ataukah jadi stress?

“orang waras selalu keliru,
orang stress selalu benar
makanya pengototan .
tinggal pilih mau jadi yg mana .

ngobrol sampai tengah malam .
di lapak orang,
yg stress tidak sadar.
tetap merasa paling benar .

nih ada bahan lagi buat debat ngotot2an, cu .

maaf yg punya lapak .
stress saya kumat lagi .
silahkan dihapus saja komen kami jika tidak berkenan .

jangan lupa maafnya .
jangan salahkan mereka jangan hukum mereka
hidup mereka sudah sangat menderita .
yg mereka butuhkan cuma dokter jiwa .
šŸ˜€ “

*Demikianlah sebuah komentar mbah Bugel terhadap artikel kami, “Andai Jokowi Admin Kompasiana

Diterbitkan oleh

Jerami Community

a congregation of Unitarian Universalist Muslims using Indonesian language

4 tanggapan untuk “Pilih jadi waras ataukah jadi stress?”

  1. stress adalah penyakit psikologi yang muncul dari tekanan yang dibiarkan tanpa mencari pemecahan masalahnya, itu kesengajaan. Kertika kita membiarkan tekanan pada diri kita tentu akan mengarah pada stres. saat itulah kita memilih, antara membiarkan diri pada tekanan masalah dengan mencari pemecahan masalah agar tidak lagi tertekan dan menjadi stress.
    mengenai statemen orang waras selalu salah dan orang stress selalu benar ??? statemnet tanpa pendasaran dan tidak bisa dipertanggungjawabkan, diragukan kevalidannya.

Silakan Berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s