Batas-batas Kebebasan, Akal, dan Toleransi

Apa batas-batas kebebasan, akal, dan toleransi?

Kebebasan menyiratkan tanggung jawab.

Akal harus diseimbangkan dengan kepekaan dan kebijakan hati yang mengarahkan kita kepada tindakan yang pengasih dan penyayang.

Toleransi memerlukan pengetahuan, rasa hormat, dan kepekaan-perasaan.

————
Sumber: The Limits of Freedom, Reason, and Tolerance, p. 5.

Diterbitkan oleh

Prof. Idiot

M Shodiq (Musa Mustika), a national bestseller writer, a former lecturer of a well-known university in Indonesia.

2 tanggapan untuk “Batas-batas Kebebasan, Akal, dan Toleransi”

Silakan Berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s