Gereja adalah orang-orang. Ia bukanlah sebuah badan keyakinan, seperangkat prinsip, atau pun susunan batu, kayu, dan kaca yang mengesankan. Gereja memiliki akar-akarnya di masa lalu, tak peduli seberapa-baru jemaatnya dikelola. Gereja itu menunjukkan suatu proses panjang orang-orang yang berkehendak bekerja dengan orang lain menuju tujuan bersama, beribadat dengan orang lain yang berkepercayaan serupa, dan memuliakan orang-orang terdahulu yang bijaksana dan pemberani.
Orang-orang yang membangun gereja tersebut muncul dengan kebutuhan mereka, disamping dengan andil mereka. Sedikit-banyak mereka dapat saling berbagi kepedulian dan kerentanan dan menjadi peka satu sama lain, sehingga mereka menjadi bagian dari suatu komunitas kesayangan.
Dalam gereja itu, ada orang-orang yang bersifat praktis perihal kebutuhan institusional mereka disamping kebutuhan akan keluarga yang manusiawi. Ada orang-orang yang memahami kesalingtergantungan di alam semesta, mereka yang bisa menggubah puisi yang mereka jumpai di bintang-bintang, dan mereka yang dapat mengajukan petisi untuk melestarikan lahan-lahan basah.
Ada mereka yang dapat berpidato melawan kegilaan nuklir dan mereka yang bisa mengingat bahwa atap-atap rumah yang bocor perlu diperbaiki. Gereja membutuhkan mereka yang dapat membantu memberi makan orang-orang yang kelaparan di dunia dan orang-orang yang bisa memberi santapan rohani kepada mereka.
Gereja itu terdiri dari orang-orang yang dengan proses yang panjang mengetahui bahwa mereka akan diikuti oleh orang-orang lain, yaitu orang-orang yang berhak atas dunia yang lebih baik, dengan temuan-temuan yang teruji secara cermat beserta berbagai peluang yang menantang. Gereja itu terdiri dari orang-orang yang berhasrat untuk menjadi bagian dari proses kesadaran yang dahsyat mengenai identitas individual mereka di dalamnya dan untuk berjaga-jaga terhadap kerapuhan hubungan mereka.
Gereja adalah suatu landasan berbatu granit dan suatu jaring sutera, sebuah bola kristal dan semangkuk api.
————
Diterjemahkan oleh M Shodiq Mustika dari Janet H. Bowering, “The church is people” dalam pamflet “Unitarian Universalist Views of Church,” © 1990, Unitarian Universalist Association of Congregations.
heee, kerennn. nice.